1.632 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Aksi Ojol di Silang Selatan Monas

MEGAPOLITAN UPDATE

Senin, 21 Juli 2025 - 12:37

50287 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 1.632 personel gabungan guna mengamankan jalannya unjuk rasa para pengemudi ojek daring (ojol) yang berlangsung di kawasan Silang Selatan Monumen Nasional (Monas), Senin (21/7/2025). Aksi tersebut digelar oleh dua kelompok massa yang menyuarakan tuntutan terkait kebijakan perusahaan aplikator yang dinilai merugikan para mitra pengemudi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Susatyo Purnomo Condro menyampaikan imbauan kepada para peserta unjuk rasa untuk menjaga ketertiban dan menghindari tindakan provokatif selama menyampaikan pendapat di muka umum. Ia mengingatkan bahwa aspirasi yang disampaikan secara tertib akan lebih didengar oleh pemangku kebijakan.

“Kami mohon kepada saudara-saudara yang akan berunjuk rasa agar menyampaikan pendapat dengan santun, tidak memprovokasi dan tidak melawan petugas,” ujar Susatyo di Jakarta.

Unjuk rasa di kawasan tersebut terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama dimulai pukul 10.00 WIB dan diikuti oleh massa dari Garda Indonesia DKI Jakarta. Kelompok ini membawa sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan skema kemitraan dan kesejahteraan pengemudi daring.

Selanjutnya, sekitar pukul 13.00 WIB, kelompok massa lain yang mengatasnamakan diri sebagai perwakilan korban kebijakan aplikator turut menyampaikan aspirasinya di lokasi yang sama. Dalam pernyataannya, mereka menuntut penetapan batas maksimal potongan oleh aplikator sebesar 10 persen. Selama ini, menurut mereka, potongan yang dikenakan perusahaan aplikasi terhadap pendapatan mitra pengemudi dianggap memberatkan dan tidak proporsional.

Kapolres menekankan agar seluruh peserta aksi menahan diri dan tidak melakukan tindakan destruktif seperti membakar ban atau merusak fasilitas umum. Ia juga mengingatkan bahwa personel pengamanan yang diterjunkan di lapangan tidak dibekali dengan senjata api dan akan bertindak secara persuasif serta humanis.

“Jangan membakar ban atau merusak fasilitas umum,” tegasnya.

Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban umum, polisi memastikan bahwa pendekatan dialogis akan menjadi prioritas selama pengawalan unjuk rasa. Namun, aparat juga diminta tetap waspada dan bersikap tegas dalam menegakkan aturan, jika ditemukan adanya pelanggaran hukum.

“Kami hadir untuk memastikan semuanya aman dan lancar. Petugas akan melayani saudara-saudara kita dengan humanis dan profesional, namun tetap tegas dalam menjalankan tugas,” ujar Susatyo.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang hendak melintas di kawasan Silang Selatan Monas agar menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas yang mungkin terjadi selama aksi berlangsung. Rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di sekitar lokasi aksi.

Aksi yang digelar para pengemudi ojek daring ini mencerminkan semakin besarnya dorongan dari lapisan pekerja sektor informal untuk mendapatkan perlindungan dan kepastian hukum yang lebih adil dalam hubungan kemitraan dengan perusahaan penyedia aplikasi layanan transportasi. Polisi berharap agar semua pihak bisa menyalurkan aspirasinya secara damai demi terjaganya suasana kondusif di ibu kota. (*)

Berita Terkait

MBG Harus Jalan Terus! DPP LIPPI Nilai Narasi “Hentikan MBG” Menyesatkan Publik
#SamsuriCapres2029
Diskusi Publik yang di Gelar Oleh Base Camp Dekomokrasi: Peran Pelajar dan Pemuda dalam Pendidikan Nasional Digelar di Jakarta Barat
Samsuri, S.Pd.I, M.A Dorong Persatuan Nasional dalam Visi sebagai Calon Presiden RI 2029
DPP LIPPI Bongkar Framing Medsos Yang Di Arahkan Kepada Zulkifli Hasan, Rakyat Sudah Pintar Itu Adalah Hoaks dan Tidak Kredibel
Keras! DPP LIPPI Sebut Pernyataan Saiful Mujani Berpotensi Makar, Dorong Aparat Tangkap
Kiamat Bagi Faisal Amsir, Buru Sang Predator Seksual yang Licin bagai Belut
Dugaan Penganiayaan di Polda Metro Jaya: Korban Dipukul Saat Proses Konfrontasi, Publik Sorot Keamanan Internal

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 07:39

Motor Anton Saragih Digondol Maling Saat Pemilik Terlelap di Dalam Rumah

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:07

Pertegas Integritas, Kepala Bapas Kelas I Medan Pimpin Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Halinar dan Penyalahgunaan Wewenang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:48

Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, 115 Pegawai dan 350 WBP Lapas Kelas I Medan Dinyatakan Negatif Tes Urine

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:41

Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

Senin, 4 Mei 2026 - 20:57

Ketua DPW IMO Indonesia Sumut HA Nuar Erde Jadi Nara Sumber dalam Konfrensi Pers Polrestabes Medan, Tekankan Etika Penggunaan Informasi Medsos

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:35

Ketua DPW IMO Indonesia Sumut Tegaskan Komitmen Perkuat Profesionalisme Jurnalis dalam Rapat Pengurus

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:48

Justin Shanley Alonso Bersinar di Medan Wushu Taolu Festival 2026, Raih Perunggu dengan Mental Juara

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:49

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Berita Terbaru

error: Content is protected !!