Merdeka untuk Sehat: Pemerintah Hadirkan Akses Kesehatan Anak yang Bebas Batas Sosial dan Ekonomi

MEGAPOLITAN UPDATE

Kamis, 21 Agustus 2025 - 15:42

50103 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA || Dalam semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, berbagai pihak menyuarakan dukungannya terhadap program unggulan pemerintah di bidang kesehatan. Salah satu dukungan datang dari drg. Christandi Prana Yuwana, dokter Gigi Residen Spesialis Radiologi, yang menilai, program cek kesehatan gratis untuk anak-anak sekolah yang digagas Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, merupakan langkah nyata menuju generasi Indonesia yang sehat, cerdas dan tangguh. “Sebagai dokter gigi, saya bisa mengatakan dengan tegas bahwa pemeriksaan kesehatan rutin merupakan langkah penting untuk mendeteksi dan mencegah masalah sejak dini, termasuk pada kesehatan gigi anak-anak kita,” ujar drg. Christandi melalui keterangannya, Kamis (21/8).

Menurutnya, banyak masalah kesehatan gigi pada anak-anak, seperti gigi berlubang, infeksi gusi, hingga gangguan pertumbuhan gigi, yang sebenarnya bisa dicegah apabila ada pemeriksaan berkala serta edukasi kesehatan sejak dini. Sayangnya, selama ini masih banyak anak-anak yang tidak mendapatkan akses layanan kesehatan gigi yang memadai, baik karena keterbatasan ekonomi, letak geografis, maupun rendahnya kesadaran orang tua. “Kami para dokter gigi sering melihat kasus-kasus yang seharusnya bisa ditangani lebih awal, namun terabaikan karena kurangnya akses atau kesadaran. Padahal, gigi dan mulut yang sehat sangat berpengaruh pada kualitas hidup dan prestasi belajar anak,” ungkapnya.

Program cek kesehatan gratis untuk anak sekolah, menjadi solusi konkret yang bukan hanya berfokus pada l pengobatan, tetapi juga menekankan pada pencegahan dan pemerataan layanan kesehatan. Dengan program ini, seluruh anak tanpa terkecuali berhak mendapatkan pemeriksaan kesehatan yang layak, terlepas dari latar belakang sosial maupun kondisi ekonomi keluarganya. “Ini adalah langkah strategis yang sejalan dengan semangat kemerdekaan, yakni menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan adanya program ini, setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sehat, belajar dengan baik dan tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh,” tambahnya.

Lebih jauh, pihaknya menilai bahwa, program pemerintah ini merupakan bentuk investasi besar untuk masa depan bangsa. Anak-anak yang sehat akan lebih mudah menyerap pelajaran, lebih percaya diri, serta lebih siap berkontribusi bagi Indonesia di masa depan. “Generasi emas 2045 yang kita cita-citakan tidak akan lahir tanpa pondasi kesehatan yang kuat. Pemerintah menunjukkan keberpihakan pada masa depan bangsa dengan menghadirkan program kesehatan gratis ini. Bagi kami para tenaga medis, ini adalah bukti nyata kepedulian negara terhadap anak-anak kita,” jelasnya.

Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada pemerintah karena telah menempatkan kesehatan anak-anak sebagai prioritas. Menurutnya, hal ini bukan hanya sebatas kebijakan, melainkan sebuah langkah berani yang akan membawa dampak jangka panjang. “Saya mengapresiasi langkah pemerintah yang tidak hanya fokus pada aspek kuratif atau pengobatan, tetapi juga pencegahan, edukasi dan pemerataan layanan kesehatan. Ini adalah pendekatan yang menyeluruh, yang pada akhirnya akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas dan tangguh,” ujarnya penuh semangat.

Program ini sejalan dengan semangat “Merdeka untuk Sehat”, di mana setiap anak Indonesia berhak mendapatkan akses pelayanan kesehatan tanpa terkecuali. Dengan kesehatan yang baik, mereka dapat belajar dengan maksimal, tumbuh dengan optimal dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Di akhir pernyataan, pihaknya menegaskan kembali makna kemerdekaan sejati bagi anak-anak Indonesia: akses kesehatan yang merata dan berkualitas. “Bagi anak-anak kita, kemerdekaan bukan hanya tentang bebas belajar dan berkarya, tetapi juga tentang mendapatkan hak dasar untuk hidup sehat. Saya mendukung penuh langkah pemerintah ini. Bersama-sama, kita wujudkan Indonesia yang lebih sehat, lebih kuat, dan lebih maju. Merdeka!,” pungkasnya.

Melalui program ini, semangat kemerdekaan diartikan lebih luas, tidak hanya kemerdekaan politik, tetapi juga kemerdekaan dalam mengakses layanan kesehatan. Dengan demikian, peringatan HUT RI ke-80 bukan sekadar seremoni, tetapi juga langkah konkret dalam memperjuangkan masa depan anak bangsa. (Red).

Berita Terkait

Keras! DPP LIPPI Sebut Pernyataan Saiful Mujani Berpotensi Makar, Dorong Aparat Tangkap
Kiamat Bagi Faisal Amsir, Buru Sang Predator Seksual yang Licin bagai Belut
Dugaan Penganiayaan di Polda Metro Jaya: Korban Dipukul Saat Proses Konfrontasi, Publik Sorot Keamanan Internal
Kanwil Ditjenpas Sumut Perkuat Pengawasan dan Lakukan Sidak di Lapas Binjai, Pastikan Layanan Tetap Optimal
Benturan Nalar dan Takdir, Ranny Fahd A Rafiq Menyingkap Tabir Krisis Eksistensial di Balik Hiruk Pikuk Dunia Modern”
Forum “Perkara Bangsa” Bahas Posisi Indonesia di Tengah Konflik Global, H.A.B Law Firm Resmi Diluncurkan
Ken I. Pramendra: PWI LS Siap Bersinergi dengan Polri Ciptakan Situasi Kondusif Saat Lebaran
Ketua Umum DPP LPPI Dedi Siregar Apresiasi Polres Klaten, Penanganan Kasus BKK Sesuai Aturan dan Pelaku Divonis 3 Tahun Penjara

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 13:50

Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda

Sabtu, 11 April 2026 - 22:15

Terima Kasih Pak Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Telah Diangun Nya Jembatan Merah Putih Di Kulim, Bentuk Wujud Nyata Dukungan Polri Terhadap Masyarakat.

Sabtu, 11 April 2026 - 22:07

Terimakasih Polsek Kulim Atas Respon Cepat Menindak Lanjuti Laporan Masyarakat Melalaui Layananan Darurat 110

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:32

Tegas Jaga Marwah Institusi, Polda Riau Tindak Oknum Personel Polresta Pekanbaru atas Pelanggaran Prosedur Berat

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:20

Persatuan Pemuda Indonesia Timur di Jabodetabek, Halalbihalal Bertajuk “Torang Samua Basudara”

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:29

Ketua GP Al Washliyah Indonesia timur Dorong Kejaksaan Agung RI dan Polda Sulteng, segera Periksa pemilik perusahaan PT PMA yang sedang menambang batu di desa Were,ea

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:07

Sejak Awal: Plt Gubernur Riau Tegaskan Polda Tak Pernah Minta Dana Baznas, Jembatan Presisi Dibangun Skema Kolaboratif

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:48

Klarifikasi Resmi FG alias Fran Gultom: Saya Tidak Pernah Miliki Gudang BBM Ilegal di Jalan Melati, Itu Berita Hoax, Silahkan Cek Langsung Ke Lokasi, Hanya Gudang Kosong.

Berita Terbaru

error: Content is protected !!