instagram youtube
logo

Dituduh Mencuri Sepeda Motor, Rumah Didatangi Beberapa Orang, Anak Korban Trauma dan Malu Keluar Rumah

REDAKSI MEDAN

Kamis, 30 April 2026 - 15:47

5024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat – Seorang warga Dusun Sumberjo Desa Perhiasan Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat Sumatera Utara,menjadi korban dugaan fitnah setelah dituduh mencuri sepeda motor oleh beberapa orang yang mengaku sebagai pemilik kendaraan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 04 April 2026 sekira pukul 11:59 Wib ketika sekelompok orang mendatangi rumah korban secara tiba-tiba, sehingga menimbulkan ketegangan dan ketakutan di lingkungan sekitar.

Kepada awak media Ramini (37) korban dugaan Fitnah pencurian sepeda motor menyampaikan,pada Kamis Malam Jum’at tanggal 9 April 2026 sekira pukul 11:59 Wib, saya bersama anak-anak dan suami saya mau tidur, tiba-tiba kedengaran suara sepeda motor yang berhenti tepat didepan rumah, lalu saya bersama suami bangun dan keluar rumah untuk melihat siapa yang datang.Dan saya melihat beberapa orang sudah berada dibagian belakang,samping kandang lembu,lalu saya tanyakan ada urusan apa malam-malam kalian datang ke rumah orang, dan mengepung rumah saya tanpa ijin dan permisi, lalu salah seorang menjawab ,mau mencari rumah Sulis tukang sinso,mau saya suruh motong pokok sawit sembari jalan kebelakang rumah saya,”ungkap Ramini.

“Lanjut Ramini,saya kenal dengan beberapa orang yang mengepung rumah saya,dan yang masuk kearea halaman rumahnya,yang sempat membuat anknya ketakutan dan trauma, yang terlihat dua orang menunggu diujung jalan yaitu Adi dan Selamet bersama temannya,Dani dan Jaya yang jelas terlihat jalan kesamping dan belakang rumah,”terangnya

Karena merasa terusik dan terancam oleh prilaku beberapa orang tersebut,Ramini didampingi suaminya Amat pun bersitegang dan adu mulut dengan beberapa orang yang masuk ke area halaman rumahnya,dan diredam oleh Kepala Lingkungan setempat (Keplor),lalu diketahui maksud dan tujuan mereka mencari sepeda motor milik Suardi yang hilang, dan diduga pemilik sepeda motor curiga kepada Amat dan melakukan penggerebekan diseputaran rumah milik Amat dan Ramini

Kedatangan rombongan tersebut berlangsung tanpa adanya bukti yang jelas. Mereka langsung menuduh suami korban sebagai pelaku pencurian sepeda motor dan melakukan tekanan secara verbal di depan keluarga.

“Tidak ada bukti apa pun, tiba-tiba mereka datang ramai-ramai dan menuduh suami saya mencuri. Saya sangat terkejut dan merasa dipermalukan di depan keluarga dan tetangga,” ungkap Ramini kepada awak media, Kamis (30/4/2026)

Situasi semakin memprihatinkan karena insiden tersebut disaksikan langsung oleh anak korban yang masih di bawah umur.

Akibat kejadian itu, anak korban mengalami trauma dan ketakutan, terutama saat melihat orang asing datang ke rumah,dan enggan keluar rumah dan berangkat sekolah, karena merasa malu atas tuduhan terhadap bapak nya yang diduga mencuri sepeda motor milik orang lain.

“Anak saya jadi takut, sampai sekarang masih gelisah. Setiap ada orang datang, dia langsung panik,” tambahnya.

Peristiwa tersebut tidak hanya berdampak pada korban secara sosial, tetapi juga meninggalkan luka psikologis pada anak korban yang masih dibawah umur.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut juga mengaku resah atas tindakan sekelompok orang yang dinilai main hakim sendiri tanpa proses hukum yang jelas.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan terkait tindakan sepihak yang dilakukan oleh pihak penuduh. Secara hukum, tuduhan tanpa bukti serta tindakan mendatangi rumah seseorang secara beramai-ramai dapat dikategorikan sebagai perbuatan tidak menyenangkan atau bahkan mengarah pada intimidasi.

Korban berencana akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian guna mendapatkan perlindungan hukum dan membersihkan nama baiknya dari tuduhan yang tidak berdasar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang menuduh maupun aparat penegak hukum terkait peristiwa tersebut. (Red)

Berita Terkait

SB Kupi, Pusat Kuliner Dengan Parkir Luas dan Menu Andalan yang Bikin Ketagihan
2 Laporan Mandek, Apakah Anggota Kapolri Listyo Sigit Prabowo Diduga Melindungi dan Berikan Keistimewaan Kepada Orang Tua Maling Toko Ponsel diPancur Batu ?
Wartawan di Medan Nangkap Maling Masuk Penjara dan DPO, Ibu Bersama Dua Anaknya Yang Masih Kecil Minta Tolong Prabowo Subianto dan DPR RI
Ketua Laskar Gibran Sumut Samson Sembiring Bersilaturahmi dengan Wakil Wali Kota Binjai, Bahas Penguatan UMKM
Sapa Warga Binaan, Karutan Tarutung dan Jajaran Beri Pengarahan serta Pembagian Hadiah Pertandingan Olahraga HBP Ke-62
Lapas Kelas I Medan Terima Kunjungan Pengawasan Anggota DPR RI Komisi XIII
Jaksa Tuntut Empat Terdakwa Kasus HGU PTPN, Advokat Bantah Ada Pelanggaran
Panen Raya Lele 250 Kg, Lapas Kelas I Medan Optimalkan Program Ketahanan Pangan dan Pembinaan Kemandirian

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:12

SB Kupi, Pusat Kuliner Dengan Parkir Luas dan Menu Andalan yang Bikin Ketagihan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:48

2 Laporan Mandek, Apakah Anggota Kapolri Listyo Sigit Prabowo Diduga Melindungi dan Berikan Keistimewaan Kepada Orang Tua Maling Toko Ponsel diPancur Batu ?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:36

Wartawan di Medan Nangkap Maling Masuk Penjara dan DPO, Ibu Bersama Dua Anaknya Yang Masih Kecil Minta Tolong Prabowo Subianto dan DPR RI

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:02

Ketua Laskar Gibran Sumut Samson Sembiring Bersilaturahmi dengan Wakil Wali Kota Binjai, Bahas Penguatan UMKM

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:22

Sapa Warga Binaan, Karutan Tarutung dan Jajaran Beri Pengarahan serta Pembagian Hadiah Pertandingan Olahraga HBP Ke-62

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:23

Jaksa Tuntut Empat Terdakwa Kasus HGU PTPN, Advokat Bantah Ada Pelanggaran

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:01

Panen Raya Lele 250 Kg, Lapas Kelas I Medan Optimalkan Program Ketahanan Pangan dan Pembinaan Kemandirian

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:03

Sinergi Positif, Lapas Labuhan Ruku Terima Kunjungan Audiensi Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara

Berita Terbaru

error: Content is protected !!