Dituduh Mencuri Sepeda Motor, Rumah Didatangi Beberapa Orang, Anak Korban Trauma dan Malu Keluar Rumah

REDAKSI MEDAN

Kamis, 30 April 2026 - 15:47

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat – Seorang warga Dusun Sumberjo Desa Perhiasan Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat Sumatera Utara,menjadi korban dugaan fitnah setelah dituduh mencuri sepeda motor oleh beberapa orang yang mengaku sebagai pemilik kendaraan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 04 April 2026 sekira pukul 11:59 Wib ketika sekelompok orang mendatangi rumah korban secara tiba-tiba, sehingga menimbulkan ketegangan dan ketakutan di lingkungan sekitar.

Kepada awak media Ramini (37) korban dugaan Fitnah pencurian sepeda motor menyampaikan,pada Kamis Malam Jum’at tanggal 9 April 2026 sekira pukul 11:59 Wib, saya bersama anak-anak dan suami saya mau tidur, tiba-tiba kedengaran suara sepeda motor yang berhenti tepat didepan rumah, lalu saya bersama suami bangun dan keluar rumah untuk melihat siapa yang datang.Dan saya melihat beberapa orang sudah berada dibagian belakang,samping kandang lembu,lalu saya tanyakan ada urusan apa malam-malam kalian datang ke rumah orang, dan mengepung rumah saya tanpa ijin dan permisi, lalu salah seorang menjawab ,mau mencari rumah Sulis tukang sinso,mau saya suruh motong pokok sawit sembari jalan kebelakang rumah saya,”ungkap Ramini.

“Lanjut Ramini,saya kenal dengan beberapa orang yang mengepung rumah saya,dan yang masuk kearea halaman rumahnya,yang sempat membuat anknya ketakutan dan trauma, yang terlihat dua orang menunggu diujung jalan yaitu Adi dan Selamet bersama temannya,Dani dan Jaya yang jelas terlihat jalan kesamping dan belakang rumah,”terangnya

Karena merasa terusik dan terancam oleh prilaku beberapa orang tersebut,Ramini didampingi suaminya Amat pun bersitegang dan adu mulut dengan beberapa orang yang masuk ke area halaman rumahnya,dan diredam oleh Kepala Lingkungan setempat (Keplor),lalu diketahui maksud dan tujuan mereka mencari sepeda motor milik Suardi yang hilang, dan diduga pemilik sepeda motor curiga kepada Amat dan melakukan penggerebekan diseputaran rumah milik Amat dan Ramini

Kedatangan rombongan tersebut berlangsung tanpa adanya bukti yang jelas. Mereka langsung menuduh suami korban sebagai pelaku pencurian sepeda motor dan melakukan tekanan secara verbal di depan keluarga.

“Tidak ada bukti apa pun, tiba-tiba mereka datang ramai-ramai dan menuduh suami saya mencuri. Saya sangat terkejut dan merasa dipermalukan di depan keluarga dan tetangga,” ungkap Ramini kepada awak media, Kamis (30/4/2026)

Situasi semakin memprihatinkan karena insiden tersebut disaksikan langsung oleh anak korban yang masih di bawah umur.

Akibat kejadian itu, anak korban mengalami trauma dan ketakutan, terutama saat melihat orang asing datang ke rumah,dan enggan keluar rumah dan berangkat sekolah, karena merasa malu atas tuduhan terhadap bapak nya yang diduga mencuri sepeda motor milik orang lain.

“Anak saya jadi takut, sampai sekarang masih gelisah. Setiap ada orang datang, dia langsung panik,” tambahnya.

Peristiwa tersebut tidak hanya berdampak pada korban secara sosial, tetapi juga meninggalkan luka psikologis pada anak korban yang masih dibawah umur.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut juga mengaku resah atas tindakan sekelompok orang yang dinilai main hakim sendiri tanpa proses hukum yang jelas.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan terkait tindakan sepihak yang dilakukan oleh pihak penuduh. Secara hukum, tuduhan tanpa bukti serta tindakan mendatangi rumah seseorang secara beramai-ramai dapat dikategorikan sebagai perbuatan tidak menyenangkan atau bahkan mengarah pada intimidasi.

Korban berencana akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian guna mendapatkan perlindungan hukum dan membersihkan nama baiknya dari tuduhan yang tidak berdasar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang menuduh maupun aparat penegak hukum terkait peristiwa tersebut. (Red)

Berita Terkait

Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sumut Dukung Penuh Bareskrim : Berantas Tempat Hiburan Nakal & Narkoba di Medan
24 JAM LEBIH LISTRIK SUMBAGUT PADAM TOTAL (BLACKOUT), LBH MEDAN: PLN WAJIB BERI KOMPENSASI RAKYAT (PELANGGAN) & EVALUASI MENTERI ESDM, DIRUT PLN & JAJARANNYA
Komitmen Sejahterakan Petani: Kementan Beri Benih, Pupuk, hingga Insentif Penanaman kelapa di Pandeglang
Klarifikasi Keluarga: Tuduhan Kalapas Labuhan Ruku dan Ka KPLP minta uang kepada almarhum Fanny Ismail Peranginangin tidak benar
Tuntutan dan Dakwaan Dinilai Tak Terbukti, PH Askani dan Rahim Sebut JPU Keliru Terapkan Konstruksi Hukum
Panen Raya Jagung di Kebun SAE, Lapas Kupang Sulap Lahan Batu Karang Jadi Simbol Ketahanan Pangan NTT
Dakwaan JPU Dinilai Prematur, Empat Terdakwa Kasus Alih Fungsi Lahan PTPN II Minta Dibebaskan
Bangkitkan Semangat Nasionalisme, Rutan Tarutung Khidmat Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 Tahun 2026

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:38

Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sumut Dukung Penuh Bareskrim : Berantas Tempat Hiburan Nakal & Narkoba di Medan

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:08

24 JAM LEBIH LISTRIK SUMBAGUT PADAM TOTAL (BLACKOUT), LBH MEDAN: PLN WAJIB BERI KOMPENSASI RAKYAT (PELANGGAN) & EVALUASI MENTERI ESDM, DIRUT PLN & JAJARANNYA

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:59

Komitmen Sejahterakan Petani: Kementan Beri Benih, Pupuk, hingga Insentif Penanaman kelapa di Pandeglang

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:05

Klarifikasi Keluarga: Tuduhan Kalapas Labuhan Ruku dan Ka KPLP minta uang kepada almarhum Fanny Ismail Peranginangin tidak benar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:10

Tuntutan dan Dakwaan Dinilai Tak Terbukti, PH Askani dan Rahim Sebut JPU Keliru Terapkan Konstruksi Hukum

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:18

Dakwaan JPU Dinilai Prematur, Empat Terdakwa Kasus Alih Fungsi Lahan PTPN II Minta Dibebaskan

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:02

Bangkitkan Semangat Nasionalisme, Rutan Tarutung Khidmat Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 Tahun 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:56

Tingkatkan Pelayanan dan Deteksi Dini Kesehatan, Lapas Labuhan Ruku Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis WBP

Berita Terbaru

error: Content is protected !!